Meneruskan Tradisi Keroncong Bersama Leidsche 1922

This slideshow requires JavaScript.

Hari Sabtu (15/4), band Leidsche 1922 asal Leiden tampil sebagai pemenang di ajang ONE Indonesia: Accoustic Night yang diselenggarakan oleh PPI Rotterdam. Malam itu, sebanyak 8 band turut berpartisipasi merayakan ragam warna musik Indonesia. Leidsche 1922 sendiri membawakan dua lagu lawas bernuansa keroncong, yaitu Kopral Jono dan Keroncong Kemayoran, serta satu medley tiga lagu andalan dari Koes Ploes.

Seiring dengan nafas keroncong yang memadukan berbagai bunyi alat musik, ragam pribadi dan latar belakang para anggota Leidsche 1922 juga menjadi daya tarik tersendiri. Ada yang sedang menjalani pendidikan tinggi di program master dan doktoral, ada pula yang memang sudah lama tinggal dan menetap di Belanda. Perpaduan ini dirangkum menjadi harmoni dalam semangat yang sama: meneruskan tradisi musik keroncong yang menjadi kebanggaan bersama.

Malam itu, Leidsche 1922 sukses merangkul seluruh penonton di Teatherzaal Centraal Bibliotheek Rotterdam dalam satu ruang untuk bersama tumpah ruah dalam keceriaan berkeroncong. Semoga dalam kesempatan berikutnya, kita bisa lihat nikmati lagi penampilan Leidsche 1922!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s